Simak! Ini Dia Tips Lancar Berpuasa Untuk Penderita Diabetes

Diabetes

Anda penderita diabetes? Tapi ingin tetap lancar menjalani puasa? Tentu bisa! Tapi dengan syarat dan ketentuan yang dianjurkan dokter. Diabetes adalah penyakit yang berlangsung lama atau kronis serta ditandai dengan kadar gula (glukosa) darah yang tinggi atau di atas nilai normal. Maka, untuk Anda yang menderita diabetes harus betul-betul memperhatikan kadar gula darah di dalam tubuh saat berpuasa.

Bagi umat Islam, berpuasa di bulan Ramadhan adalah wajib. Namun ada beberapa golongan yang diperbolehkan untuk tidak berpuasa, salah satunya adalah orang yang sedang sakit.
Orang sakit yang diizinkan tidak berpuasa adalah orang sakit yang apabila menjalankan puasa, dapat memperparah kondisi yang bersangkutan. Meski tidak berpuasa, namun orang tersebut harus membayar puasanya tersebut.

Lalu bagaimana dan apa saja yang perlu diperhatikan untuk berpuasa bagi penderita diabetes?

#1 Berkonsultasi Pada Dokter Terlebih Dahulu
Sebelum berpuasa, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter tentang penyakit dan rencana Anda untuk berpuasa. Untuk mengetahui tingkat keparahan penyakit Anda dan apakah Anda masih diperbolehkan untuk berpuasa atau tidak.

“Hal ini penting untuk melihat kondisi gula darahnya sedang naik atau turun, dan apakah ada komplikasi akut dalam tiga bulan terakhir.”

Juwalita Surapsari (Dokter Spesialis Gizi), RS Pondok Indah – Jakarta.

Penderita diabetes yang diperbolehkan untuk berpuasa adalah diabetes tipe 2 dengan pengobatan modifikasi gaya hidup atau mendapatkan obat minum saja. Namun pasien yang menerima terapi lebih dari itu dan penderita diabetes yang sedang hamil sebaiknya tidak berpuasa terlebih dahulu, atau menurut arahan dokter masing-masing. ,p>#2 Asupan Makanan Yang Tepat
Selama berpuasa, penderita diabetes dianjurkan memperhatikan asupan makanan yang tepat. Artinya, kebutuhan kalori pasien harus tetap terpenuhi sekalipun jam makan berkurang.

Mengonsumsi buah-buahan atau 2-3 butir kurma saat berbuka adalah pilihan tepat. Walaupun mengandung gula, buah-buahan mengandung serat dan kalium, sehingga lebih unggul. makan malam setelah berbuka puasa silakan mengonsumsi kebutuhan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks dan serat seperti sayur, buah, umbi-umbian, nasi cokelat, nasi merah, dan lain-lain.

#3 Air Minum Yang Cukup
Dengan berpuasa 13-14 jam, penderita diabetes juga harus memperoleh cairan yang cukup. Dianjurkan untuk minum sebanyak 2 liter atau 8 gelas sehari. Setelah itu, olahraga rutin dan istirahat yang cukup tetap perlu dilakukan.

#4 Hindari Karbohidrat Sederhana
Hindari karbohidrat sederhana seperti jus, soda, es krim, kue, dan makanan olahan lainnya. Membatasi makanan-makanan berlemak, sebaiknya mengonsumsi makanan yang tidak digoreng sama sekali.

#5 Tetap Mengontrol Kadar Gula Anda
Penusukan jarum ke dalam kulit untuk pemeriksaaan gula darah tidak membatalkan puasa. Jadi, periksa teratur gula darah Anda, terutama apabila Anda merasakan sakit atau ada gejala dari gula darah rendah atau tinggi. Penderita diabetes dianjurkan membatalkan puasa jika kadar gula darah <70 mg/dl atau >300 mg/dl.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *